Kamis, 14 Maret 2019

FILM GUARDIANS OF THE GALAXY

Guardians of the Galaxy merupakan salah satu film action sci-fi yang diproduksi oleh Marvel. Film ini disutradarai oleh James Gunn dan dirilis pada tahun 2014 lalu. Sederet aktor ternama seperti Chris Pratt, Zoe Saldana dan Dave Bautista turut memerankan film ini, termasuk Bradley Cooper dan Vin Diesel yang menjadi pengisi suara dua karakter CGI di film ini. Guardians of the Galaxy termasuk dalam Marvel's Cinematic Universe (MCU) yang melibatkan sejumlah film lain mulai dari Captain America, Hulk, Iron-Man, Thor dan The Avengers. Guardians of the Galaxy terbilang sukses besar dan menjadi salah satu film terbaik di tahun 2014. Film ini menghadirkan unsur humor komedi yang lucu di tengah-tengah aksi laga yang ditonjolkan film ini. 
Selain itu soundtrack yang digunakan adalah lagu lagu classic rock tahun 70an yang banyak diapresiasi karena begitu cocok dengan scene film. Dua karakter CGI, Rocket dan Groot mencuri perhatian tiap mereka muncul di scene.
Guardians of the Galaxy menceritakan cerita tentang manusia bernama Peter Quill (Chris Pratt) yang memiliki julukan StarLord sebagai salah satu kriminal intergalaksi. Ia kemudian menemukan Orb, bola misterius yang merupakan sumber kekuatan besar, yang membuatnya diincar oleh Ronan the Acuser (Lee Pace) yang memiliki pasukan yang kuat. Bersama Gamora (Zoe Saldana), Rocket (Bradley Cooper), Groot (Vin Diesel) dan Drax (Dave Bautista), Peter Quill harus menghadapi Ronan the Acuser dan pasukannya untuk menyelamatkan galaksi dari ancamannya.
Guardian of the Galaxy menghadirkan plot dan storyline yang sangat fresh dan menarik. Chris Pratt mampu dengan baik memerankan tokoh antihero Peter Quill. Karakter CGI seperti Rocket dan Groot juga menarik perhatian penonton. Film ini pun menjadi salah satu film terbaik Marvel dan salah satu film superhero terbaik, sehingga sangat layak untuk ditonton.
 
sumber: http://namafilm.blogspot.com/2016/07/film-guardians-of-the-galaxy.html

FILM CAPTAIN AMERICA:THE WINTER SOLDIER

The Winter Soldier dibesut duo sineas Joe dan Anthony Russo dengan mengambil jalan setapak yang ditinggalkan Christopher Nolan lewat trilogi Batman "The Dark Knight". Di film Batman rasa Nolan itu, yang menjadi referensi bukan film superhero sejenis, melainkan film dengan adegan aksi yang intens macam Heat (1995).  (Omong-omong, anehnya, jalan ini tidak diikuti oleh Superman-nya Zack Snyder, Man of Steel [2013]. Snyder malah mengambil jalan adegan aksi superhero The Avengers-nya Marvel ketimbang The Dark Knight-nya Christopher Nolan.)  Syahdan, kita bertemu sang kaptennya negeri Amerika, Steve Rogers (Chris Evans) yang murah senyum dan memikat, hidup di masa kini. Di The Winter Soldier, hanya disebut "after New York." Ini meninggalkan makna ambigu. Di satu sisi, bagi kita yang hapal film-film keluaran Studio Marvel kalimat itu mengacu pada saat New York porak poranda oleh serangan makhluk dari dunia lain di The Avengers. Namun, di dunia nyata, New York juga menjadi target serangan teroris pada 11 September 2001 atau dikenal sebagai peristiwa 9/11 (nine/eleven). Sejak peristiwa 9/11, dunia yang kita tinggali kini kerap dibagi dalam dua periode, sebelum 9/11 dan pasca 9/11. 
Nah, The Winter Soldier mengambil masa "after New York" baik tersurat (sejalur dengan jagat film-film Marvel) maupun tersirat (sejalur dengan dunia nyata pasca 9/11). Dunia yang kita saksikan pasca 9/11 adalah kebobrokan institusi pemerintah AS yang mempermainkan amanat rakyat. Kita ingat, AS menginviasi Irak dengan dalih kebohongan, bilang ingin memusnahkan senjata pemusnah massal yang nyata-nyata tak ada lagi senjata macam itu di Irak. Rakyat merasa dibohongi dan kepercayaan mereka pada institusi negara pun jatuh ke titik terendah. Hal ini yang diacu The Winter Soldier. Di jagat Marvel, institusi macam begitu adalah S.H.I.E.L.D. (Strategic Homeland Intervention, Enforcement, and Logistics Division) yang bisa secara harfiah bermakna perisai, pelindung rakyat AS dari serangan makhluk asing maupun penjahat berkekuatan super. 
Di The Avengers kita melihat lembaga ini mengumpulkan para superhero (Iron Man, Hulk, Thor, dan Captain America) untuk menangkis serangan makhluk-makhluk jahat dari dunia lain. Sedang The Winter Soldier, kita melihat lembaga super ini nyatanya sudah disusupi Hydra, komplotan Nazi jahat (sudah Nazi, jahat lagi!) yang sudah diporak-porandakan di film Captain Amerika pertama. Syahdan, di film ini kita bertemu Alexander Pierce (dimainkan Robert Redford), pimpinan S.H.I.E.L.D yang ternyata adalah orang Hydra. Selepas film pertama, cita-cita Hydra ternyata untuk menguasai dunia masih hidup. Lewat S.H.I.E.L.D., Hydra punya rencana membunuhi orang-orang tak bersalah yang di masa depan bakal menyusahkan rencana mereka menguasai dunia.             
Pemilihan Redford sebagai tokoh jahat di film ini juga dimaknai filmnya mengacu pada kondisi masyarakat AS di tahun 1970-an silam. Kala itu, institusi kepresidenan digoncang oleh skandal Watergate. Presiden AS waktu itu, Richard Nixon dipaksa mundur karena mendalangi skandal tersebut. Redford menjadi bagian dari dekade itu saat ia memerankan wartawan Washington Post yang mengungkap skandal Watergate, Bob Woodward di film All the President's Men (1976).        
Kondisi masyarakat Amerika kontemporer yang dekaden ini kontras dengan sosok Captain America yang berasal dari tahun 1940-an. Di masa itu, penjahaat dan orang baik dibatasi oleh garis pemisah yang jelas: tentara Amerika di pihak baik, Nazi dengan Hydra-nya di pihak jahat. Namun kini, di dunia "pasca New York" Captain America harus berhadapan dengan prajurit seperti dirinya yang djuluki Winter Soldier (Sebastian Stan). Captain America yang hidupnya lurus-lurus saja tak pernah mengira di balik sosok Winter Soldier ternyata adalah bekas kawan lamanya, Bucky Barnes. Bagi generasi 1940-an, yang sering disebut The Greatest Generation karena memenangkan Depresi Ekonomi dan Perang Dunia II, dunia yang mereka tinggali tidak sekompleks sekarang. Dulu, dalam alur pengisahan hikayat Captain America, misalnya, keadaannya begitu sederhana: pemerintah AS di pihak yang baik, melakukan percobaan melahirkan tentara super, lalu lahir Captain America yang diterjunkan ke medan Perang Dunia II melawan sempalan Nazi, Hydra.

sumber: http://style.tribunnews.com/2018/08/10/sinopsis-captain-america-winter-soldier-sang-kapten-melawan-hydra-yang-bahaya-saksikan-malam-ini

FILM ANT MAN AND THE WASP

Film Avengers: Infinity War yang tayang pada Maret lalu sempat mengejutkan para penggemar Marvel. Pasalnya, film itu menjadi film Marvel pertama yang tidak menghadirkan dua post credit-scene sejak Age of Ultron. Para penggemar Marvel merasa mereka masih belum puas, mereka masih ingin mengetahui lebih jauh tentang masa depan MCU melalui post credit-scene itu.
Tapi, film Ant-Man and The Wasp kembali ke konsep lama dengan dua post credit-scene. Dalam dua post credit-scene tersebut tentunya ada cerita yang sengaja dimasukan untuk membuat kita semakin penasaran. Selain itu juga dalam post credit-screen tersebut juga bisa memberi kita pesan atau petunjuk untuk film Marvel kedepannya.
Di mid credit-scene Infinity War, kita dibuat penasaran apakah semua karakter Avengers atau bahkan semua karakter di MCU, terkena dampak dari hasil jentikan Thanos. Hal ini juga sama seperti mid credit-scene Ant-Man and The Wasp. Disitu juga membuat kita penasaran apakah mereka nantinya akan dihidupkan kembali di Avengers?
Masih belum ada jawaban yang pasti untuk pertanyaan di atas. Adegan tersebut bisa dibilang cukup unik. Scott Lang harus terjebak di dunia Quantum tanpa adanya bantuan. Diantara semua karakter atau pahlawan yang selamat dari “kiamat” yang diakibatkan oleh Thanos, Scott bisa dibilang berada di posisi yang paling buruk. Para Avengers yang ada di Wakanda, tahu persis apa yang terjadi. Iron Man yang berada di planet Titan pun juga paham apa yang terjadi, dan dengan bantuan Nebula dia bisa selamat sampai ke bumi.
Lalu bagaimana dengan Scott? Pada dasarnya dia terjebak disana, sama seperti Janet Van Dyne yang harus terjebak selama 30 tahun. Yang perlu Geeks ingat adalah tidak ada orang di universe tersebut tahu kalau Scott sedang berada di dunia Quantum, selain Hope Van Dyne, Hank Pym, dan Janet Van Dyne. Tentu ini menjadi scenario yang sangat buruk dan mengerikan. Tapi, ada beberapa pendekatan atau kemungkinan yang memungkinan Scott kembali ke dunia awal dan muncul di Avengers 4.
Pertama adalah Scott akan melakukan hal yang sama seperti yang dia lakukan di film Ant-Man pertama. Mungkin Geeks masih ingat ketika Scott sedang bertarung melawan Yellowjacket, Scott harus masuk ke subatomic untuk menghancurkan peralatannya. Tapi, berkat idenya yang luar biasa dengan regulator yang ada di kostumnya dia berhasil kembali ke ukuran semula.
Hal yang perlu diingat adalah kostum baru buatan Pym yang dipakai oleh Scott dalam film ini masih dalam pengembangan. Regulatornya pun masih belum stabil. Sehingga, kecil kemungkinannya dia menggunakan cara pertama ini. tapi, bukan berarti Scott menyerah dengan ide tersebut.
Opsi kedua bisa dibilang opsi yang tidak terlalu optimis. Daripada Scott berusaha keras untuk menyelamatkan dirinya sendiri, dia menunggu untuk diselamatkan oleh yang lain. Dan tentu saja, seperti yang sudah dibahas kalau tidak ada yang tahu keberadaan Scott yang ada di dunia Quantum saat itu, kecuali mereka bertiga, opsi ini tentu akan memakan waktu yang lama. Sama seperti Janet yang terjebak di dunia Quantum.

sumber: https://www.greenscene.co.id/2018/07/10/inilah-arti-dari-ending-ant-man-and-the-wasp/
 

Selasa, 12 Maret 2019

FILM CAPTAIN AMERICA CIVIL WAR

Captain America: Civil War akhirnya dirilis di Indonesia mulai 26 April lalu. Civil War merupakan seri ketiga dalam cerita Captain America (setelah First Avenger di tahun 2011 dan The Winter Soldier di tahun 2014). Film ini juga menjadi film ke-13 secara total dalam storyline Marvel's Cinematic Universe (MCU), yang juga melibatkan film superhero lain, sebut saja seperti Iron Man, The Incredible Hulk, Thor, Ant-Man, The Avengers dan Guardian of the Galaxy. Civil War menandai film pertama dalam Phase Ketiga cerita (MCU) dan isi cerita film ini menjadi penghubung ke film Avengers: Infinity Wars Part I dan II, yang akan dirilis di tahun 2018 dan 2019 mendatang. Film ini tidak hanya akan menghadirkan Captain America saja, namun juga para superhero lain. Bahkan dua superhero baru, Spider-Man dan Black Panther akan debut dalam film ini. Oleh karena itu banyak yang beranggapan bahwa Civil War merupakan film Avengers 2,5. Meski Steve Rogers alias Captain America tetap akan mendapat porsi besar. 

Captain America: Civil War disutradarai oleh Anthony Russo dan Joe Russo. Sementara jajaran cast menghadirkan nama-nama lama seperti Chris Evans (Steve Rogers/Captain America), Robert Downey Jr. (Tony Stark/Iron Man), Scarlett Johansson (Natasha Romanoff/Black Widow), Sebastian Stan (Bucky Barnes/Winter Soldier), Anthony Mackie (Sam Wilson/Falcon), Don Cheadle (James Rhodes/War Machine), Jeremy Renner (Clint Barton/Hawkeye), Paul Bettany (Vision), Elizabeth Olsen (Wanda Maximoff/Scarlet Witch), Paul Rudd (Scott Lang/Ant-Man) dan Emily VanCamp (Sharon Carter). Sementara dua nama cast baru yang cukup mencuri perhatian adalah Tom Holland sebagai Peter Parker alias Spider-Man, serta Chadwick Boseman sebagai T'Challa alias Black Panther.
sumber:https://www.infoakurat.com/2016/05/captain-america-civil-war.html

FILM ANT MAN

Film ini mengadaptasi cerita komik dari penerbit Marvel Comics yang banyak melahirkan cerita tentang super hero. Antman dibuat oleh Stan Lee yang bernama lengkap Stanley Martin Lieber pada tahun 1962 dan muncul pada komik berjudul Tales to Astonish. Untuk pertama kalinya pada tahun 2015 ini super hero Antman dirilis filmnya.Kisah dimulai pada tahun 1989, Hank Pym (Michael Douglas) terlibat pertengkaran dengan jajaran direksi perusahaan Pym Technologies sehingga memutuskan berhenti dari pekerjaannya.Seperti biasanya latar belakang sang tokoh diungkapkan di awal cerita. Pada tahun sekarang ini, Scott Lang (Paul Rudd) adalah seorang pencuri yang baru bebas dari penjara San Quentin. Statusnya sudah bercerai dengan istrinya dan memiliki seorang anak perempuan, Cassie. Istri dan anaknya tinggal dengan suami baru yang bernama Paxton yang merupakan seorang polisi.Kesedihan Scott semakin lama semakin memuncak. Susah mencari kerja dan begitu dapat kerja maka dia dipecat karena ketahuan pernah masuk penjara. Diusir oleh istrinya karena tidak pernah mengirim uang bulanan untuk anaknya. Paxton juga kurang menyukainya karena sudah jelas yang satu polisi dan satunya lagi mantan narapidana. Tidak punya uang dan tempat tinggal sehingga ikut nebeng di rumah Luis (Michael Pena), bekas teman satu sel.

Luis menawarkan pekerjaan mencuri lagi pada Scott yang awalnya ditolak namun pada akhirnya diterima. Scott masuk seorang diri ke dalam rumah yang menjadi target. Berbagai halangan pintu, gembok, sidik jari, pembeku nitrogen dapat diatasi. Harta yang dicari sudah ditemukan dan ternyata sebuah baju mirip baju selam. Tidak ada barang berharga layaknya uang atau emas atau permata. Scottpun kecewa.Scott kembali pulang dan mencoba baju itu di kamar mandi. Tak disangka dirinya berubah menjadi kecil, sekecil semut. Petualangan lucupun terjadi dari sudut pandang manusia kecil. Akhirnya dirinya berubah kembali menjadi besar. Tak ingin terjadi apa-apa, dia mengembalikan baju itu ke rumah asalnya. Tapi begitu keluar dari rumah itu dirinya ditangkap polisi.Selanjutnya Hank menyamar sebagai pengacara dan menawarkan kerjasama. Scott berhasil kabur dari penjara. Hank menceritakan segala sesuatunya termasuk dia adalah penemu dari baju tersebut. Scott harus menjadi Antman untuk kebaikan dan menggagalkan rencana Darren (Correy Stoll). Darren adalah bekas asisten Hank yang sekarang menjadi pimpinan di Pym Technologies yang sedang meneliti pengecilan tubuh seperti yang dimiliki oleh Hank.

Saat ini Hank sudah berhasil memperkecil benda mati namun gagal untuk makhluk hidup. Hal ini disebabkan karena Darren tidak melindungi otak atau kepala dengan helm. Hope (Evangeline Lily), anak dari Hank bekerja bersama Darren. Hope ingin menjadi Antman tapi ditolak oleh Hank karena Ibunya yang dulu pernah menjadi Beeman telah tewas dalam tugas. Sehingga dia tidak mau kehilangan keluarganya lagi.Scott tidak hanya dilatih untuk berkelahi dan bertarung melainkan juga mengontrol semut. Dia membutuhkan suatu alat yang ada di SHIELD untuk aktivitas mencuri pakain kecil hasil karya Darren. Scott pergi ke SHIELD dan bertarung dengan Falcon dan pertarungan ini dimenangkan oleh Antman. Alatpun didapat.

Akhirnya Darren berhasil memperkecil seekor domba dan technologi ini akan dijual ke Hydra. Scott, Hank dan Hope dibantu oleh Luis dan kawan-kawannya merencanakan mencuri pakaian kecil milik Darren. Pada tanggal yang ditentukan Hank dan Hope hadir bersama Darren yang menjual technologinya ke Hydra. Antman terlambat untuk mencurinya bahkan terperangkap didalam kotak kaca. Semua melihat Antman sehingga terjadi kekacauan. Hank kena tembak dan Hope melakukan perlawanan terhadap kubu Darren.Antman berhasil keluar dari kotak kaca. Darren berhasil lolos menggunakan helikopter. Hank dan Hope menggunakan mobil tank yang dibesarkan dari gantungan kunci untuk keluar dari gedung. Pym Technologies meledak dan hancur berantakan.

Terjadi pertarungan antara Antman dan Darren yang berubah jadi kecil dan menggunakan bajunya yang seperti robot. Darren berhasil dimasukkan dalam perangkap nyamuk. Namun Scott keburu ditangkap oleh Paxton. Darren berhasil lolos dan pergi ke rumah istri dan anaknya sekaligus menyandera anaknya. Scott berhasil lolos dan menuju ke rumah untuk menyelamatkan anaknya. Pertarungan terjadi lagi antara Antman dan Darren. Antman berhasil masuk ke baju Darren dan merusak peralatan di dalamnya. Antman terkena ledakan, hal yang sama pernah dialami oleh istri Hank dan terjebak dalam dunia lain karena menjadi sub atom. Dia teringat dengan anaknya terus dan memotivasinya untuk mencari jalan keluarnya dan berhasil. Antman kembali ke bentuk tubuh yang besar.Setelah kejadian itu, Scott diterima oleh mantan istrinya dengan baik termasuk juga Paxton. Lalu Luis bercerita bahwa ada yang mencari dirinya yaitu Falcon.

Film ini terasa lumayan walaupun super heronya tampak kecil dan lawan juga kecil. Pertarungan dan pertempuran tidaklah sesengit dan seheboh Transformer yang besar lawan besar. Banyak iklan yang hadir di sini misalnya ice cream Baskin Robbins serta Yakult yang dikemas tanpa bermaksud beriklan. Contohnya Baskin Robin yang digambarkan sebagai perusahaan yang memecat Scott dengan seenaknya sendiri.Permainan Michael Douglas sudah tidak perlu diragukan lagi begitu menghayatinya. Akting dari Paul Rudd bisa dibilang kurang dapat mendramatisir mimik wajah dan gerakan tubuhnya sehingga momen dramatis kurang bisa diwujudkan. Wajahnya yang tampan menjadi perisai untuk kekurangan tersebut. Permainan Evangeline Lily cukup lumayan ditambah dengan dia mampu berkelahi. Yang menarik adalah penampilan dari Michael Pena yang terlihat lugu dan agak sedikit ‘bloon’ sangat pas diperankannya Spesial efek yang dilakukan cukup bagus pada saat make over wajah Michael Douglas saat masih muda terasa halus. Semut-semut juga ditampilkan dengan lumayan walaupun tidak mendetail. Cukup menghibur sebagai tontonan saat malam minggu.
 
sumber:http://review-filmku.blogspot.com/2015/07/antman.html

FILM DOCTOR STRANGE

Fase kedua di Marvel Cinematic Universe (MCU) telah berlalu, dan fase baru yang dimulai dengan peperangan di film "Captain America: Civil War" akan berlanjut di tahun ini. Karakter dokter Stephen Strange akan memasuki MCU yang sedang mengalami perubahan besar pada film yang berjudul "Doctor Strange". Diperankan oleh aktor Inggris, Benedict Cumberbatch, film ini dijadwalkan tayang pada 28 Oktober 2016 di Inggris nanti, dan seminggu kemudian premier di Amerika pada tanggal 4 November. Film solo Cumberbatch ini akan memperkenalkan dunia baru Marvel yaitu dunia magis berdimensi paralel dan dunia berisi penyihir. Sang dokter memasuki kategori protagonis di dunia Marvel, dan "Doctor Strange" diperkirakan menjadi film paling protagonis dari semua film Marvel yang sudah beredar sebelumnya, contohnya "Guardians of the Galaxy" yang di juluki sebagai film Marvel 'anti-superhero'. Walaupun begitu, Stephen Strange adalah seorang ahli bedah yang pintar, dikenal, dan sangat arogan.

Berikut sinopsis resmi film "Doctor Strange":
"Film Marvel "Doctor Strange" menceritakan kisah ahli bedah saraf berbakat bernama dokter Stephen Strange. Suatu hari ia mengalami kecelakaan mobil yang membuat tangannya rusak dan tak bisa lagi melakukan operasi. Rasa putus asa mendorongnya untuk mencoba menyembuhkan dirinya, ia menyingkirkan egonya dan mempelajari rahasia di dunia tersembunyi bersifat mistisisme dan dimensi alternatif. Di fase ini, ia menemukan seni mistis yang membuat dirinya meraih julukan 'Sorcerer Supreme' yang artinya penyihir tertinggi. Melalui peran ini ia menjadi pelindung dunia dan menjadi orang yang lebih baik dari sebelumnya.Berbasis di New York City, Greenwich Village, Doctor Strange harus bertindak sebagai perantara antara dunia nyata dan dunia luar. Dengan memanfaatkan kekuatannya yang ia peroleh, Stephen bertujuan untuk melindungi MCU."

Benedict Cumberbatch akan bertemu dengan lawan mainnya di film "12 Years A Slave", Chiwetel Eijofor, yang akan berperan sebagai musuh berkekuatan setara dengan Doctor Strange bernama Baron Mordo. Walaupun di dalam cuplikan film ini mereka berteman dan saling membantu, di dalam komik, Mordo adalah salah satu musuh terbesar Strange.

Keduanya tidak memperoleh sihir dengan sendirinya, aktris Tilda Swinton akan memperankan karakter yang seharusnya pria dan sang guru sihir bernama The Ancient One. Tilda Swinton merupakan aktris Inggris yang telah berperan di berbagai film Hollywood seperti "The Chronicles of Narnia", "The Grand Budapest Hotel", dan juga pada tahun ini di film "Hail, Cesar".Aktor Mads Mikkelsen akan bermain sebagai Kaecilius, mantan murid 'The Ancient One' yang sudah dinodai kekuatan gelap. Kaecilius menggunakan kekuatannya untuk menguasai dunia dan mengalahkan Doctor Strange. Berbeda dengan Mordo, karakter ini memang sudah diresmikan akan menjadi karakter antagonis di film "Doctor Strange".

sumber:https://hot.detik.com/movie/d-3296637/semua-yang-perlu-kamu-tahu-tentang-film-doctor-strange

FILM BLACK PANTHER

black panther merupakan film superhero bergenre aksi petualangan yang digarap oleh Ryan Coogler  selaku sutradara sekaligus penulis skenario. Ryan bekerja sama dengan Joe Robert Cole (Amber Lake, ROM) dalam mengembangkan cerita yang diadaptasi dari karakter Marvel Comic berjudul Black Panther karya dari Stan Lee dan Jack Kirby.Dalam komik Marvel sendiri, Black Panther pertama kali muncul di komik Fantastic Four vol 52 tahun 1966. Tokoh Black Panther digambarkan sebagai seorang raja dan pelindung Wakanda, sebuah negara fiksi Afrika. Nama "Wakanda" diambil berdasarkan dari suku Wakamba di Kenya, yang juga dikenal sebagai Kamba.Dalam versi layar kacanya, Black Panther pertama kali muncul pada film Captain America Civil War pada tahun 2016 lalu. Film ini menjadi spin-off dari film The Avengers sekaligus sekuel atau kelanjutan dari film Captain America Civil War yang nantinya akan berlanjut pada Avengers Infinity War.
Setelah peristiwa di Civil War yaitu kematian dari sang raja Wakanda, T'Chaka, tahtanya dilanjutkan kepada sang anak, raja baru Wakanda, T'Challa yang diperankan oleh Chadwick Boseman.Menghadirkan pula aktor dan aktris lainnya seperti Michael B. Jordan, Martin Freeman, Lupita Nyong'o, Danai Gurira, Andy Serkis dan Daniel Kaluuya.
Film Black Panther menjadi film ke 18 dari Marvel Cinematic Universe (MCU) dan juga menjadi film ke 6 dari Phase Three. Film sebelumnya adalah Thor Ragnarok yang dirilis tahun lalu dan setelahnya adalah Avengers Infinity War yang akan tayang ditahun yang sama. Legend. King", Film ini diproduseri oleh Kevin Feige (Black Widow, Ant-Man and the Wasp) dengan diproduksi oleh Marvel Studios dan didistribusikan oleh Walt Disney Studio Motion Pictures. Dijadwalkan film Black Panther akan tayang pada pertengahan bulan februari untuk worldwide sedangkan di Indonesia sendiri, Film ini akan tayang lebih awal beberapa hari sebelumnya.
sumber:https://www.mbahsinopsis.id/2018/01/sinopsis-film-black-panther-2018.html